Karya Yesus
Persiapan diri yang dilakuan Yesus sebelum berkarya :
- Membekali diri dengan pengetahuan agama yang kuat, belajar dengan orang yang lebih tua seperti berdiskusi, mendengarkan, dan bertanya (Luk 2:41-52
- Memberi diri untuk dibaptis, sekitar tahun 27atau 28 M (Mat 3:13-17)
- Menyepi, berpuasa, dan berdoa untuk dapat inspirasi dan kekuatan dari Allah ( Mat 4:1-11)
Kondisi bangsa Israel (Yahudi) pada awal karya Yesus
- Bangsa Israel (Yahudi) sedang dijajah oleh bangsa Romawi
- Raja-raja yang memimpin mereka sepenuh ditunjuk oleh Bangsa Romawi
- Masyrakat Yahudi terkotak-kotak dan akhirnya terbentuk dalam beberapa kelompok. Ada kelompok yang bekerja sama dengan penjajah dan ada kelompok yang melakukan perlawanan
- Kelompok masyarakat yang bersekongkol dengan penjajah seperti tuan tanah dn para imam. Kelompok ini sering melakukan penyimpangam dengan mengorbankan kelompok masyarakat yang miskin (menengah kebawah)
- Beberapa contoh penyimpangan antara lain : membebani rakyat dengan berbagai pungutan dan pajak, korupsi, campur tangan di Bait Allah dan sinagoga, mencari keuntungan dalam urusan Rohani, diskriminasi dalam pergaulan, dll
- Dalam kondisi kekacauan, ketidakpastian, kemiskinan, koruptif, dan berbagai persoalan moral lainnya masyarkat sangat mendambakan kehadiran figure yang bisa membebaskan mereka dari berbagai masalah yang membelenggunya
- Pernah ada usaha untuk membebaskan masyarakat seperti yang dilakukan oleh kaum Zelot tetapi gagal dan mudah dipatahkan karena kurangnya dukungan masyarakat
- Tokoh pembebas yang sering mereka nantikan di sebut : Mesias
Persepsi Masyrakat tentang Yesus
- Karena sering berharap akan hadirnya figure mesias maka cukup banyak muncul berbagai Gerakan mesianisme yang bersifat politik
- Persepsi ini akhirnya terbangun dalam benak masyarakat ketika Yesus hadir. Para muridpun memiliki pandangan yang sama
Tanggapan Yesus
Yesus menolak pandangan masyarakat tentang diriNya sebagai mesias politik tetapi Mesias yang harus menderita
- Nubuat dari Kitab Perjanjian Lama : Yesaya 53:3-5
- Penegasan Langsung oleh Yesus (Pemberitahuan Penderitaan) : Markus 8:31 (atau Matius 16:21), Lukas 9:22
- Penjelasan Yesus Pasca Kebangkitan : Lukas 24:26, Lukas 24:46
- Pemberitaan Para Rasul: Kisah Para Rasul 3:18, Kisah Para Rasul 17:2-3, 1 Petrus 2:21
1. Cara Yesus menolong masyarakat melalui berbagai karya nyata
Menurut tradisi Gereja Katolik, karya-karya Yesus semasa hidup-Nya di dunia dipahami sebagai tindakan penyelamatan yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah. Katekismus Gereja Katolik (KGK) menegaskan bahwa seluruh hidup Yesus kata-kata, perbuatan, mukjizat, bahkan diam-Nya adalah sarana pewahyuan dan penebusan (lih. KGK 515-517).
Bentuk karya Yesus
- Karya Mewartakan Kerajaan Allah (Pemberitaan dan Pengajaran) Markus 1:15, Matius 5:1-2 Khotbah di Bukit sebagai inti pengajaran moral baru-Nya. Ajaran Gereja Katolik (KGK 543)
- Karya Mukjizat dan Penyembuhan (Tanda-Tanda Kerajaan Allah Matius 11:5, Yohanes 2:11. Ajaran Gereja Katolik (KGK 547)
- Karya Pengampunan Dosa (Rekonsiliasi) Markus 2:5 , Lukas 7:48. Ajaran Gereja Katolik (KGK 589)
- Karya Membela dan Merangkul Kaum Marginal , Matius 9:12-13, Lukas 19:10. Ajaran Gereja Katolik (KGK 545)
- Institusi Ekaristi dan Imamat (Karya
Sakramental) : Pada perjamuan malam terakhir, Yesus menginstitusikan Sakramen
Ekaristi dan Imamat, menyerahkan tubuh dan darah-Nya sebagai kurban abadi demi
keselamatan manusia, dan memerintahkan para rasul untuk meneruskannya, Lukas 22:19. Ø
Ajaran Gereja Katolik (KGK 1337)
.png)

Komentar
Posting Komentar