Kalah Terhormat oleh Keputusan Ambigu, Bersiap Menyengat di Liga 3
Kekalahan PSN Ngada atas Persik Kuningan di babak semifinal Liga 4, Rabu (8/7/2026), menyisakan luka mendalam yang melampaui papan skor Stadion Sriwedari, Surakarta. Di balik ketatnya adu penalti, ada rasa frustrasi luar biasa yang dirasakan oleh tim pelatih. Hanya berselang beberapa menit setelah laga usai, sekitar pukul 17.31 WIB, Pelatih Kepala PSN Ngada, Kletus Marselinus Gabhe, menumpahkan kekecewaan mendalamnya melalui sebuah pesan pendek: “Wasit sangat-sangat buruk. kami tidak bisa berbuat banyak, buruk sekali, wasit keempat juga berikan jawaban yang ambigu. Konyol benar, di fase seketat semifinal dipimpin wasit yang tidak adil. wajah asli sepakbola bola Nasional dipertontonkan hari ini. Saya kecewa sekali, padahal terutama babak kedua kita begitu menekan mereka sepanjang pertandingan.” Pesan emosional ini bukan sekadar luapan amarah sesaat dari pihak yang kalah. Kalimat "wajah asli sepakbola Nasional dipertontonkan hari ini" adalah tamparan keras sekaligus kritik...