Jangan Paksa Anak Jadi Hebat, Jika Orang Tua Belum Layak Jadi Teladan
Pengukuhan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Ngada periode 2026-2027 di Bajawa baru-baru ini menyisakan sebuah tanda tanya besar di benak penulis, “Apakah Kabupaten Layak Anak (KLA) adalah sebuah misi tulus, atau sekadar kosmetik birokrasi?” Di atas kertas, visi Bupati Raymundus Bena menempatkan anak sebagai pelopor pembangunan adalah langkah revolusioner. Namun, di lapangan, narasi indah ini sering kali membentur tembok kokoh bernama realitas sosial. Kita tidak bisa menutup mata bahwa di balik label ramah anak, masih banyak dapur-dapur rumah dan pelataran rumah adat kita yang menjadi saksi bisu pengabaian terhadap martabat anak. Sangat ironis ketika kita mendorong anak menjadi "Pelapor", sementara sistem pendukung terkecil mereka di dalam keluarga masih menormalisasi kekerasan. Bagaimana mungkin seorang anak memiliki keberanian untuk bersuara jika di rumahnya sendiri ia dibesarkan dengan makian "bodoh" atau hantaman fisik sebagai pengganti dialog? Selama oran...