Catatan Sepak Bola Opa Gius untuk PSN dan CBN
Sebuah strategi yang lazim apabila sudah berada pada posisi yang aman yakni menurun pemain yang selama ini duduk di bangku cadangan akrabnya mereka yang dilabeli sebagai pemain "lapis kedua".
Tujuannya disatu sisi untuk mengistirahatkan pemain-pemain pilar agar kebugarannya tetap terjaga sementara disisi lain memberikan kesempatan kepada mereka untuk bisa berkiprah dengan maksimal seperti yang telah ditunjukkan oleh para compatriot mereka sebelumnya, sekaligus ikut mengalami dan merasakan atmosfer turnamen agar terhindar dari penyakit "demam panggung" yang sering meyerang pemain saat turun perdana.
Skenario inilah yang dilakukan oleh coach Cletus Gabhe saat PSN menghadapi PERSIM Manggarai semalam, padahal disadari sepenuhnya bahwa bagi PERSIM Manggarai laga versus PSN adalah laga hidup mati karena kemenangan adalah "harga mati" untuk tetap menjaga asa melangkah ke babak selanjutnya dan karena itu PERSIM pasti menurunkan full tim dan akan "fight" all out.
Namun apa yang ditunjukkan oleh Noken dan kawan-kawan semalam jauh melampaui performa lazimnya sebuah tim lapis kedua. Menit-menit awal PSN nampak bingung menghadapi determinasi tinggi dan permainan satu dua PERSIM yang cepat dan akurat.
Belum padunya koordinasi antar pemain dan antar lini terutama lini tengah dan belakang diperparah oleh sering terjadinya beberapa kesalahan elementer seperti passing dan controlling yang tidak akurat serta blocking yang longgar membuat PERSIM leluasa mengatur ritme permainan.
Namun pelan tapi pasti Noken, Basten, Dejan, Bram, dan Kim kemudian menyusul Pirlo bangkit dan mulai merajut sebuah team work yang padu sekaligus produktif dan memiliki daya hancur mematikan.
Dua gol yang dilesakkan oleh Noken dan Pirlo adalah goal indah dengan penempatan bola pada timing yang tepat dan pada posisi yang sulit dari jangkauan penjaga gawang.
Performa yang ditunjukkan oleh Noken bersama tim membersitkan kesan kuat bahwa tidak ada kesenjangan potensi yang terlalu lebar antar pemain dalam squad PSN saat ini.
Proficiat PSN atas keberhasilan melewati babak penyisihan dengan hasil maksimal yaitu memuncaki klasemen akhir dengan raihan 9 poin dengan 6 goal memasukkan dan 1 gol kemasukan.
Babak berikut adalah babak lanjutan dari sebuah perjuangan panjang dan keras baik bagi PSN maupun CBN. Dalam masa recovery menjelang babak knock out hendaknya seluruh jajaran pendamping kedua tim ini tidak hanya terpaku bahkan terlena pada hasil yang sudah digapai tetapi harus merefleksiakn proses yang sudah dijalani dan melakukan evaluasi secara cermat serta melakukan pembenahan yang diperlukan.
Ibarat menajalani lomba balap sepeda, peserta harus melewati etape demi etape dengan karakter dan contour yg bervariasi. Ada etape yang penuh tanjakan sekaligus menguras energi dan tidak kurang etape curam penuh dengan tikungan tajam dan berbahaya. Oleh karena itu butuh kewaspadaan dan fokus pada tujuan yang akan dicapai.
Perjalanan ke depan akan terasa semakin berat karena bakal menghadapi tim-tim yang ketangguhannya sudah teruji dan semuanya tentu punya prinsip tidak mau pulang dengan tangan hampa.
Sekali lagi "mantapkan racikan dengan memadukan strategi, skill, power, mental, dan kekompakan agar menghasilkan soliditas tim yang mampu menerjang setiap tantangan yg menghambat"
Selamat berjuang buat kalian semua putera- putera Ngada di PSN dan Citra Bakti Ngada.
Dewa beka masa miu.

Komentar
Posting Komentar