Sepak Bola Prime Mover Dunia Usaha
Saya baru selesai mengisi di google form survei dampak ekonomi ETMC 2025 Ende dalam kapasitas sebagai penonton live streaming kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Ende, ETMC, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende.
Link google form tertera di Chanel YouTube akun Tiwu Telu Media.Setelah mengisi beberapa jawaban dari pertanyaan penuntun, sebagai penonton saya diberikan ruang untuk menulis dalam ulasan sederhana berikut ini.
_____________________________
Dunia persepakbolaan saat ini telah menjadi magnet yang menyedot perhatian semua kalangan baik perorangan, pemerintah, dan dunia usaha. Oleh karena itu sepak bola diyakini bisa menjadi salah satu prime mover atau penggerak utama perniagaan yang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mengingat sektor ini memiliki potensi market (pasar) yang sangat besar karena melibatkan banyak orang dari berbagai elemen.
Sepak bola sebagai penggerak ekonomi seyogyanya tidak hanya diejawantahkan dalam kompetisi sepak bola dewasa selevel liga 4 tetapi mulai didesain dari kompetisi usia dini. Oleh karena itu saya memberikan beberapa catatan untuk Pemda Ende agar sesegera mungkin mengimplementasikan Intsruksi Presiden (Inpres) No.3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan di Bidang Persepakbolaan yang sesuai dengan kapasitas jabatan untuk :
Pertama : Mendesain Pendidikan olahraga dan keberlanjutan pembudayaan sepakbola di Ende. Melalui strategi ini Askab seyogyanya menginisiasi dan memfasilitasi pembentukan akademi Perse dalam berbagai tingkatan kelompok umur seperti KU-13, KU-15, dan KU-17 yang disertai dengan kompetisi liga sesuai dengan kelompok umur masing-masing.
Kedua : Menginisiasi pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB)/ klub di setiap desa beserta pembinaan dan kompetisi berjenjang sehingga mampu menghasilkan pemain yang memiliki daya saing tinggi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional
Ketiga : Memfasilitasi SSB/klub untuk memperoleh legalitas dan status terafiliasi sehingga bisa mengambil bagian dalam berbagai kompetisi resmi yang diselenggarakan oleh PSSI. Ada beberapa bentuk legalitas atau badan hukum yang direkomondasi antara lain; Perseroan Terbatas, Yayasan, dan Koperasi. Kepastian terhadap bentuk legalitas sebuah klub tentu berhubungan erat dengan segi keuangan dan bisnis akuntabel atau prinsip bisnis yang mengajarkan mengenai transparansi kinerja serta pertanggungjawaban seseorang atas tugas maupun kewajibannya. Efeknya adalah minat dunia usaha dan pemilik modal serta masyarakat untuk berinvestasi akan semakin meningkat.
Keempat : Perihal pengelolaan organisasi klub sepakbola, pola Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM) sangatlah penting untuk dikembang di Ende. Seperti mendesain misi, visi, program dan implementasinya yang sesuai dengan situasi klub tersebut. Dalam konteks ATM manajemen klub bisa mengamati kemudian meniru selanjutnya memodifikasi dari klub-klub yang sudah ada sebelumnya atau hasil salin tempel dengan cara memindahkan yang pernah dibuat oleh orang atau klub lain. Hemat saya ini tidak masalah. Apa yang terbaik dalam klub lain silahkan dipelajari, adopsi dan modifikasi yang penting selaras dengan situasi dan kondisi sepak bola di Ende.
Beberapa alasan tentang konsep ATM antara lain ; 1). Mengingat menciptakan sesuatu yang sama sekali baru itu tidak mudah. 2). Membutuhkan waktu yang relative lama dan butuh dana yang tidak sedikit sementara masyarakat butuh eksekusi cepat mengingat anggaran daerah yang dialokasin untuk kegiatan sepak bola juga terbatas. 3). Memiliki resiko gagal yang jauh lebih kecil dibandingkan jika memodifikasi sesuatu yang sudah ada.
Jika orang di daerah lain sudah melakukannya, mengapa harus memulainya dari awal ? . Akan sangat efisien jika aktivitas menyempurnakan dan memodifikasi apa yang telah dilakukan oleh orang lain itu sangat mudah.
Belajar dan perbaiki terus menerus. Memang memodifikasi lebih ampuh dari mencipta. Hindari aksi menghambur-hamburkan waktu dan uang hanya untuk bereksperimen tentang sesuatu yang baru, silahkan modifikasi dan sempurnakan apa yang sudah ada.
Salam Sepak Bola.

Komentar
Posting Komentar